Menerbitkan Naskah di Jurnal Internasional itu (Tidak) Sulit

Alhamdulillah, akhirnya datang juga surat penerimaan dari editor Virology untuk paper pertama saya. Alasan kenapa saya memilih jurnal itu adalah gratis. Dari segi mutu, Virology hampir sama dengan Journal of Virology. Tingkat kesulitannya juga hampir sama. Tapi memang, dari segi impact factor, Virology di bawahnya.

Ternyata menerbitkan naskah di jurnal internasional itu tidak sulit, asalkan strategi kita tepat. Yang pertama adalah, sesuaikan data yang kita miliki dengan jurnal target kita. Jika kita memiliki data baru di bidang yang luas, datanya lengkap dan jelas, akibat lanjut dari data kita tersebut sangat besar, dan kita mampu menulisnya dengan baik, kenapa tidak mencoba jurnal level atas? TAPI, jika data kita data baru di bidang yang sempit, kita harus tahu diri. Apalagi jika data yang kita miliki tidak begitu lengkap atau jelas, atau sekedar melengkapi data yang sudah ada. Perlu diketahui, dari mulai dikirim hingga keluar keputusan diterima atau ditolak, biasanya butuh lebih dari 1 bulan. Jika anda punya waktu luang banyak, silakan coba dari jurnal paling top. Kalau gagal, coba tawarkan ke jurnal yang levelnya kurang top, dan seterusnya. Namun jika waktu anda sempit, kita harus jeli memilih jurnal yang pas dengan data yang kita miliki.

Strategi yang kedua adalah, perhatikan isi naskah kita. Perhatikan pemilihan kata, kalimat, bentuk tabel, gambar, penyajian data, semuanya. Ini tidak sekedar kemampuan berbahasa Inggris, tapi lebih kepada kemampuan menulis naskah ilmiah. Semakin top jurnal target anda, semakin tinggi pula tuntutannya. Jangan terlalu percaya program pengecekan ejaan dan struktur kalimat di komputer anda. Selain itu, meskipun secara struktur kalimat benar, belum tentu secara logika ilmiah benar. Tidak semua data harus ditampilkan, dan hati-hati dalam memilih cara penyajian data. Ohya, kadang kita bisa menggunakan lembaga jasa pengeditan naskah ilmiah. Yang perlu diperhatikan, hati-hati memilih, pastikan orang yang mengedit naskah anda mempunyai kompetensi yang pas. Artinya, selain dia jago berbahasa Inggris, dia juga memahami bidang yang anda tulis.

Teramat sangat jarang naskah anda diterima tanpa perbaikan. Kasus saya lebih parah, usaha pertama ditolak, tapi Alhamdulillah diberi kesempatan oleh sang editor untuk mencoba kembali. Dalam hal ini, kita harus menjawab komentar sang juri. Penting untuk membaca komentar juri dengan kepala dingin. Tahukah anda, hanya gara-gara saya lupa menulis “at” di suatu kalimat, sang juri berkomentar si penulis ini (saya) perlu mengkonsultasikan naskahnya ke native speaker *smile*. Selain itu, meskipun anda tahu si juri salah paham, jangan mencoba berdebat dengannya. Teknik menjawab komentar juri ini yang penuh seni. Beruntung pembimbing saya mempunyai kemampuan menulis ilmiah yang cukup hebat sehingga saya dapat belajar banyak dari beliau. Karena itu, perhatikan isi jawaban anda terhadap komentar juri. Jika anda tidak sependapat dengan komentar juri, jangan dilawan secara frontal. Tips, kita bisa awali dengan “pendapat juri tentang A betul” atau “kami sepakat dengan juri, memang betul seharusnya …”, baru gunakan kata “tetapi”. Selain itu, tidak semua permintaan juri harus kita penuhi. Jika anda yakin data anda sudah cukup, jangan ragu untuk adu argumen.

Tips saya bagi anda, tulislah naskah anda sejak hari pertama anda melakukan penelitian. Percayalah, hasilnya akan jauh lebih bagus daripada jika anda menulisnya ketika semua data telah terkumpul. Jika anda pemula, bacalah naskah di jurnal-jurnal yang top. Penting untuk mempelajari gaya penulisan ilmiah yang baik.

2 Responses to “Menerbitkan Naskah di Jurnal Internasional itu (Tidak) Sulit

  • wah baru ni blog nya pak dokter..omedeto san
    Ganbate shiawase ni naru ..benkyo mo jinse mo jibun ga kimeta yo
    kore kara mo yorosiku

    afie: makasih Ibu Hanna yang baik. Gambatte juga, dan ditunggu kiriman karenya, hehehe

  • Good post! I plan to move into this stuff after I’m done with school, as most of it is time consuming. It’s a great post to reference back to. My blog needs more time to gain in popularity anyway.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Skip to toolbar