Afie’s

doctor-lecturer-virologist-microbiologist-molecular biology

Jalan-jalan di Jepang, Tips Hidup Hemat Berkualitas di Jepang (4)

Selama tinggal di Jepang, rugi dong kalau tidak jalan-jalan, baik di dalam kota tempat tinggal kita dan sekitarnya, atau ke luar kota. Banyak daerah menarik di Jepang yang sebaiknya kita kunjungi. Bagi saya pribadi, Tokyo-Osaka-Kyoto-Sapporo adalah kota minimal yang harus dikunjungi selama tinggal di Jepang. Sayangnya, biaya transportasi dan akomodasi relatif mahal. Harga normal tiket pesawat dari kota saya ke Sapporo misalnya, hampir sama dengan harga tiket pesawat untuk pulang ke Indonesia. Karena itu, penting bagi kita untuk mengetahui tips-tips dasar agar dapat menghemat biaya perjalanan, terutama bagi kita yang tidak mempunyai mobil pribadi.

Untuk perjalanan di dalam kota, paling murah gunakanlah sepeda, terutama jika kita memang tinggal di kota tersebut. Jika tempat yang dituju di luar jangkauan sepeda, jangan segan untuk menggunakan jasa angkutan umum (bis atau kereta) karena nyaman dan aman. Jika kita ingin jalan-jalan di kota lain dan kita tidak membawa mobil pribadi, kita dapat menggunakan angkutan umum. Karena tarif angkutan umum di Jepang relatif mahal, untuk menghemat biaya transportasi, selalu cari tahu kebijakan transportasi di kota tempat tinggal kita atau kota tempat tujuan wisata kita. Caranya, klik saja situs resmi pemerintah kota tersebut. Tinggal masukkan nama kota tersebut di google atau yahoo, atau wikipedia. Kemudian cari situs resminya. Untuk kota-kota besar, situs resmi pemerintah biasanya sudah dalam beberapa bahasa (termasuk bahasa Inggris), namun untuk kota-kota kecil hanya dalam bahasa Jepang. Meskipun begitu, situs-situs di Jepang biasanya sudah didesain sedemikian rupa sehingga kita yang tidak paham bahasa Jepang pun akan mudah memahaminya (Jadi, klik saja satu persatu link yang terdapat di situs tersebut). Informasi yang sebaiknya kita ketahui adalah, jenis transportasi apa saja yang disediakan kota tersebut dan fasilitas apa yang dapat kita manfaatkan? Sebagai contoh, banyak kota menyediakan bis gratis untuk tujuan tertentu (biasanya ke obyek wisata andalan daerah tersebut). Ada beberapa kota yang menyediakan bis dengan tarif jauh dekat 150 yen, jadi kita perlu tahu bis yang mana yang tarifnya flat ini berikut jalurnya, dll. Jangan lupa mencari tahu tentang tiket diskon, misalnya, beli 11 tiket dengan harga 10 tiket, tiket langganan bulanan, dsb. Untuk kereta, kita bisa mencari informasi di situs milik JR tentang tiket-tiket diskon ini. Selain itu, untuk kota-kota besar, sering ada program tiket terusan, contohnya seperti ini. Banyak fasilitas yang dapat kita manfaatkan dengan tiket seperti itu.

Butuh peta untuk jalan-jalan? Sebelum datang ke suatu kota, lihat-lihat dulu peta kota tersebut (via internet), untuk menentukan tempat mana yang ingin dan bisa kita kunjungi. Kalau butuh peta, tidak perlu beli. Datang saja ke tourist/visitor’s info center yang ada di kota tersebut (biasanya di stasiun/bandara/terminal utama, atau cari tahu saja di situs resmi kota tersebut). Sepanjang pengalaman saya, di information center tersebut kita dapat mendapatkan berbagai macam brosur dan peta secara gratis. Biasanya (tidak semua brosur dan tidak di semua kota) brosur-brosur tersebut juga dapat kita gunakan untuk mendapatkan diskon ketika membeli tiket masuk di tempat wisata yang tercantum di brosur tersebut. FYI, harga peta standar di toko buku 1000-an yen. Lumayan, kan?

Untuk perjalanan ke luar kota, jika kita tidak punya mobil, bis merupakan alternatif termurah, setelah itu kereta, baru pesawat. Namun, pertimbangkan juga faktor kenyamanan. Kalau memang kota tujuan jauh dari kota kita, apalagi membawa bayi atau anak kecil, jangan segan untuk naik pesawat atau kereta sinkansen. Masalah harga? Ada tipsnya. Yang pertama, pesanlah jauh hari, minimal 1 bulan sebelum keberangkatan. Jangan lupa mencari info tentang program promosi. Kalau kita membeli tiket via internet, harganya juga lebih murah, apalagi kalau kita membayarnya dengan kartu kredit (lihat pentingnya memiliki kartu kredit dan internet di Jepang). Begitu juga dalam mencari hotel. Secara umum, jika kita memesan kamar hotel dan tiket pesawat via internet, membayarnya dengan kartu kredit, dan melakukannya 1 bulan sebelumnya, harga yang harus kita bayar akan menjadi jauh lebih murah. Selisih harga yang harus kita bayar akan menjadi sangat lumayan jika kita berwisata bersama anak istri kita mengingat sebagian besar tarif hotel di Jepang merupakan tarif per-kepala, bukan per-kamar.

Berburu tiket dan hotel via internet repot? OK, kalau ingin gampang, datanglah ke agen perjalanan. Jangan takut untuk memanfaatkan jasa agen perjalanan meskipun kita tidak mampu berbahasa Jepang. Biasanya mereka dapat berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Kalau toh tidak, bahasa tubuh pun tidak masalah (seperti pengalaman saya selama ini). Belilah paket pesawat plus hotel, karena harganya lebih murah dibandingkan jika kita membelinya secara terpisah. Kita juga dapat menanyakan program promo yang sedang diselenggarakan oleh JR, ANA, dst. Kembali ke contoh harga tiket pesawat dari kota saya ke Sapporo di atas. Jika saya harus membeli dengan harga normal, harganya hampir sama dengan harga tiket pesawat pulang ke Indonesia. Dengan membeli paket tiket pesawat-hotel tersebut (tentu saja saya memilih paket promosi), dengan biaya yang hampir sama dengan harga normal tiket pesawat ke Sapporo untuk 1 orang, saya dapat berangkat ke Sapporo bersama istri naik pesawat (ANA) plus menginap di hotel tiga hari dua malam! Bisa dihitung, kan, berapa duit yang berhasil saya hemat :) Pilih agen yang tidak terlalu besar, karena agen besar biasanya mengambil untung lebih besar dibandingkan agen kecil. Selain itu agen kecil biasanya lebih terbuka tentang program promo. Jangan ragu untuk membandingkan harga paket dari satu agen perjalanan ke agen perjalanan yang lain.

Ohya, ketika membeli tiket pesawat, tahukah anda, untuk kota tujuan tertentu (Tokyo, misalnya) pada jam-jam tertentu harga tiket lebih mahal, karena ada tambahan biaya. Jika kita membeli tiket di agen perjalanan, jangan lupa tanyakan, jam keberangkatan dan kepulangan berapa yang tarifnya paling murah. Tambahan biaya tersebut dikenakan di jam-jam sibuk, besarnya minimal 2500 yen. Jika kita berangkat di jam sibuk dan pulang di jam sibuk, itu artinya kita harus keluar uang tambahan 5000 yen per-orang!

Terakhir, sebisa mungkin, ambilah hari libur/cuti di hari kerja. Berwisata di hari kerja selalu lebih murah, begitu juga sebaliknya, di hari libur semuanya menjadi lebih mahal (harga segala macam tiket dan hotel selalu mahal di hari libur). Saya pribadi, kalau tidak ada rencana pulang ke Indonesia, saya tetap masuk lab ketika libur musim panas, libur musim dingin, dan libur semesteran. Menurut saya, berwisata di Jepang ketika musim libur atau di hari libur kurang nyaman. Selain tempat wisata yang kita tuju penuh pengunjung, berat pula di ongkos.

(bersambung …)

November 23rd, 2008 Posted by at 12:43am | Cerita dari Negeri Sakura | 18 comments

18 Comments »

  1. iya betul tu…picnic terus deh..
    rugi ni klo gak jalan..

    Comment by hanna | November 23, 2008

  2. Mumpung di Jepang, puas puasin dech jalan2.. Daripada setelah balik ke Indonesia, ntar malah kepengin ke Jepang… tambah boros and ribet hehehe..

    Comment by Lina UNS | November 25, 2008

  3. Thanks info tips-nya, sangat bermanfaat pak, saya kebetulan sedang dinas juga di Jepang s/d Feb 09. Lagi cari2 info seputar wisata di jepang.
    Salam,
    Uus.

    afie: salam juga, Pak. Semoga sukses.

    Comment by Uus | December 13, 2008

  4. Saya setuju…dimanapun kalau kita liburan di hari libur akan jauh lebih mahal…trims tipsnya yaa…saya pribadi adalah seorang mahasiswa dari univ.al azhar indonesia yg memang dari smp punya cita-cita bisa ke jepang…aku mau tanya doong kira-kira kalau dari jakarta trus ke tokyo kira-kira akan makan biaya berapa ya???(termasuk jalan-jalan,dll)..tolong ya untuk siapapun yg mau krm message ke email aku aja…tamankematianku@yahoo.co.id……. doomo arigatou..

    Comment by RoZa 'zHaiCHi mOmO' | February 16, 2009

  5. salam kenal ,
    terima kasih informasinya , sangat bagus untuk menambah wawasan dan akhirnya minimal saya tahu tentang jepang , saya ada rencana ke jepang bulan april 09 , ini untuk yang kedua kalinya setelah tahun 2005 kemarin , sayangnya ga bisa kemana 2 karena diatur oleh biro travel dan juga karena bonus sehingga ya ngikut aja ama biro nya ,
    sekali lagi terima kasih .cerita yang lainnya dong

    Comment by Om rofiq | March 3, 2009

  6. Great article, again. These informations are especially useful …

    Comment by last chaos gold | June 23, 2009

  7. Terima kasih infonya,
    kebetulan saya lagi cari2 informasi tentang Jepang, menjadi tahu bagaimana kehidupan disana,
    Jika tidak ada halangan, Lebaran Idul Fitri September nanti, akan berangkat ke Jepang.
    kemudian menetap disana.walaupun akan mengikuti suami yang berwarga negara Jepang asli. tapi informasi2 penting seperti ini tetap saya butuhkan.

    Comment by yune | July 21, 2009

  8. iya neh, mesqi udah tgl di jpg 3thn,ttp aj bete,g kemana2.Soale qt jujur,boke,sedangkan dijpg mahal g kepalang.Pi rencana mo ke jpg feb thn dpn,ty!

    Comment by anden | December 17, 2009

  9. wahhh info yang sangat sangat bagus nihh kawan…. bisa dkasih tau gak… berapa tiket pesawat dari indonesia ke Jepang….

    Comment by Herlands Kagurazaka | January 6, 2010

  10. Wahhh… kerennndd… Jadiy pengeN ke Zna

    Comment by chaCa | April 7, 2010

  11. YA ALLOH SAYA bnr2 pgn bekerja dijepang untuk memperbaiki kehidupan ekonomi keluarga saya yang relatif kurang mampu.mohon informasinya bagi tmn2 yang tau jalannya saya mohon bantuannya wahyu budi suseno lulusan smk maarif 1 kebumen 2007 umur 22th.saat ini berdomisili dikareawang jawa barat hub saya 085883188928.apa sdaja pekerjaan saya terima pabrik,,apapun itu atau disektor lain

    Comment by wahyu budi s | April 11, 2010

  12. tentang jepang, OK juga ,sebenernya intinye menambah wawasan ,tapi yang paling hebat kalo ada yang mao mempelajari management kepenuhan penduduk.

    contohnya di kuil kamakura, itu orang padet banget kaya lebaran, tapi kagak ada copet,sepur juga gitu kemane aje kita mo pegi slalu ontime.

    tapi jaman skarang sama aja terutama di tokyo udah mulai ada yang homeless.

    regards
    jokerbekasi

    Comment by joker | April 21, 2010

  13. wahhh makasiiihh dpt bnayak wacana tentang jepang :)

    Comment by Catastrovaprima | May 29, 2010

  14. bacaan yang bagus,.
    jadi penegn ke jepang beneran neh

    Comment by tiket pesawat murah | July 14, 2010

  15. mauuu ke Jepang ..
    hhuhuuhu

    Comment by Ashia | July 29, 2010

  16. saya dari medan, n skrng saya lg bingung bgt ne mau ngerange perjalanan gue ksana..
    kira2 butuh biaya brpa ya totalnya smwa??
    saya butuh informasi ini bgt..
    mohon bantuannya..
    arigatou..

    komponen mahal pertama adalah tiket pesawat ke jepang. Komponen mahal kedua adalah akomodasi. Untuk mengatasi harga pesawat yang mahal coba berburu ke agen2 perjalanan atau internet, cari paket diskon dan jangan berangkat pada peak season. Untuk masalah akomodasi browsing internet tentang kondisi kota tujuan, agar kita tahu nanti tinggal dimana (tempat yang murah), makan dimana (yang murah), dll…
    Jika beruntung kita bisa dapet tiket pp hanya Rp 8 juta-an. Akomodasi mungkin sekitar Rp500ribu-Rp1juta per hari (Sebagai turis. Kalau tinggal lebih lama bisa lebih murah lagi dengan asumsi kita tinggal di tempat yang sewanya murah dan tahu tempat2 belanja/makan murah). Tinggal dihitung.
    Anyway, kalau tidak beruntung, kita bisa dapet tiket pp Rp 25-30 juta-an….belum termasuk akomodasi…

    Comment by dumacutie | October 10, 2010

  17. hi Afie, kl ke jepang lebih baik cari hostel gitu atau capsule hotel ya?

    Comment by Boma | May 24, 2011

  18. Mas Afie, klu di jepang itu, apakah public information juga tersedia dalam bahasa inggris? misalnya, bila kita naik kendaraan umum, petunjuk jalan dan lain sebagainya.
    terima kasih buat infonya mas..

    kalau di kota2 besar tersedia informasi dalam bahasa Inggris. Tapi kalau sudah agak ke pinggir kota sedikit biasanya sudah dalam bahasa Jepang semua….*smile*

    Comment by merry | September 25, 2011

Leave a comment

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.
Anti-Spam Image