Afie’s

doctor-lecturer-virologist-microbiologist-molecular biology

Beda Apoptosis dan Nekrosis

Apoptosis dan nekrosis sama-sama merupakan proses kematian sel. Bagi yang sedang meneliti bidang yang berhubungan dengan apoptosis dan nekrosis pastilah akrab dengan kedua kata ini. Masalahnya, bagaimana kita membedakan apoptosis dengan nekrosis? Jika kita sedang meneliti, bagaimana kita tahu sel yang kita teliti mati karena proses apoptosis atau nekrosis?

Apoptosis adalah kematian sel per sel, sedangkan nekrosis melibatkan sekelompok sel. Membran sel yang mengalami apoptosis akan mengalami penonjolan-penonjolan ke luar tanpa disertai hilangnya integritas membran. Sedangkan sel yang mengalami nekrosis mengalami kehilangan integritas membran. Sel yang mengalami apoptosis terlihat menciut, dan akan membentuk badan apoptosis. Sedangkan sel yang mengalami nekrosis akan terlihat membengkak untuk kemudian mengalami lisis. Sel yang mengalami apoptosis lisosomnya utuh, sedangkan sel yang mengalami nekrosis terjadi kebocoran lisosom. Dengan mikroskop akan terlihat kromatin sel yang mengalami apoptosis terlihat bertambah kompak dan membentuk massa padat yang uniform. Sedangkan sel yang mengalami nekrosis kromatinnya bergerombol dan terjadi agregasi.

Pada pemeriksaan histologi tidak terlihat adanya sel-sel radang di sekitar sel yang mengalami apoptosis. Sedangkan pada nekrosis, terlihat respon peradangan yang nyata di sekitar sel-sel yang mengalami nekrosis. Sel yang mengalami apoptosis biasanya akan dimakan oleh sel yang berdekatan atau berbatasan langsung denganya dan beberapa makrofag. Sedangkan sel yang mengalami nekrosis akan dimakan oleh makrofag.

Secara biokimia, apoptosis terjadi sebagai respon dari dalam sel, yang mungkin merupakan proses yang fisiologis. Sedangkan nekrosis terjadi karena trauma nonfisiologis. Pada proses apoptosis terjadi aktivasi enzym spesifik untuk transduksi signal dan eksekusi. Sedangkan pada proses nekrosis, enzym-enzym yang terlibat dalam proses apoptosis mengalami perubahan atau inaktivasi. Secara metabolis proses terjadinya apoptosis dapat diamati sedangkan nekrosis tidak. Pada proses apoptosis dapat pula terjadi sintesis makromolekul baru, sedangkan pada nekrosis tidak disertai proses sintesis makromolekul baru. Pada apoptosis terjadi DNA fragmentasi non random sehingga jika DNA yang diekstrak dari sel yang mengalami apoptosis di elektroporesis dengan agarose akan terlihat gambaran seperti tangga (DNA ladder). Sedangkan pada nekrosis, fragmentasi terjadi secara random sehingga pada agarose setelah elektrophoresis akan terlihat menyebar tidak jelas sepanjang alurnya (DNA smear). Salah satu cara untuk mengamati keberadaan fragmen DNA di dalam sel yang mengalami apoptosis adalah dengan menggunakan Uji Tunel. Meskipun begitu, uji Tunel tidak dapat membedakan apoptosis dengan nekrosis.

Daftar Pustaka:

Gavrieli, Y., Y. Sherman, and S.A. Ben-Sasson. (1992) Identification of programmed cell death in situ via specific labeling of nuclear DNA fragmentation. J. Cell Biol. 119: 493-501.

Thompson, H.J., R. Strange and P.J. Schedin. (1992) Apoptosis in the genesis and prevention of cancer. Cancer Epidem. Biomarkers and Prevention 1: 597-602.

December 25th, 2008 Posted by at 04:48pm | biomol | 9 comments

9 Comments »

  1. uh… nama domainnya susah dihapal ya…heheh

    afie: namanya juga nginduk punya institusi, hehe

    Comment by kompetisi website kompas muda - im3 | December 26, 2008

  2. istilah2 asing yang baru ku dengar, jadi menambah wawasan, thanks :)

    Comment by Tony | December 26, 2008

  3. Wah saya malah bingung ilmu yang sulit-sulit.
    Tapi gak ada salahnya untuk sekedar tahu agar ga gaptek.

    afie: saya juga masih belajar :)

    Comment by Sumintar | December 27, 2008

  4. wah..saya juga tertarik untuk belajar biomol sampai ke Jepang. Kebetulan saya juga sedang mencari beasiswa dan Prof. dsana.

    afie: semoga tercapai apa yang diinginkan…amin

    Comment by arum | January 14, 2009

  5. sebenarnya ada tidak kematian sel selain apoptosis dan nekrosis?????

    afie: menurut Mbak Diani?

    Comment by Diani | January 31, 2009

  6. terima kasih infonya. asik deh aku udah dapat jawabannya.

    Comment by ghulam | September 16, 2009

  7. thx yaa….sngt mmbntu mmahami perbedaannyaa…
    makasiii…

    Comment by AyU | January 19, 2010

  8. wah trimakasih infonya akhirnya pertanyaan qu terjawab sudah,,,

    Comment by nurul hidayah | March 22, 2010

  9. yess^^ trima kasih untuk infonya, bisa menambah wawasan sekaligus bisa untuk tambahan Disertasi.. Thankz :) aku ambil za artikelnya??// he..he..

    Comment by Bagus Surochman | November 28, 2011

Leave a comment

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.
Anti-Spam Image