Menyewa Apartemen di Jepang

Menyewa apartemen di Jepang itu gampang-gampang susah. Gampang karena apartemen ada dimana-mana. Susah karena yang cocok dengan keinginan kita sering sulit ditemukan. Apalagi jika menginginkan apartemen yang murah tapi mewah, hehehe. Ada beberapa macam apartemen. Jika kita akan tinggal lama di Jepang, kita mungkin membutuhkan apartemen “biasa” (yang “tidak biasa” akan dijelaskan di artikel berikutnya, ya). Perlu waktu cukup lama untuk berburu apartemen di Jepang, dan kira-kira begini prosesnya:

Yang pertama jelas berburu apartemen yang cocok dengan keinginan kita. Caranya, kita dapat membaca koran, brosur atau majalah properti yang biasanya disediakan gratis oleh agen properti. Brosur atau majalah gratis yang memuat info tentang apartemen tersebut biasanya banyak terdapat di supermarket, toko buku, kios di stasiun kereta, dan tentu saja di tempat agen properti tersebut berada. Agen properti biasanya juga memajang daftar apartemennya di jendela kantornya. Kalau kita punya internet, kita dapat juga mencari info tentang apartemen tersebut via internet. Cukup kunjungi situs-situs agen properti di kota kita. Informasinya biasanya lebih update daripada yang di brosur atau majalah. Atau kalau bahasa Jepang kita sudah dirasa cukup, kita dapat datang langsung ke agen properti tersebut untuk meminta bantuannya mencarikan apartemen yang sesuai dengan keinginan kita. Karena hampir semua dokumen dan pembicaraan dilakukan dalam bahasa Jepang, jika bahasa Jepang kita masih pas-pasan, sangat disarankan untuk mengajak teman Jepang kita atau teman lain yang sudah fasih berbahasa Jepang ketika datang ke agen properti ini, apalagi jika akan membuat kontrak sewa.

Setelah menentukan pilihan, kita dapat meminta agen properti yang memiliki apartemen tersebut untuk menunjukkan kepada kita apartemen tersebut. Ini penting, karena sering informasi yang ditunjukkan di brosur/majalah/situs hanya denah ruangan apartemen plus lokasinya. Kita perlu tahu kondisi riilnya, seperti bagaimana lingkungan sekitarnya, bisingkah, amankah, bersihkah, dst. Apabila kita mempunyai anak kecil, penting untuk tinggal di apartemen yang ada anak kecilnya. Selain dapat menjadi teman untuk anak kita, ada hal yang sangat penting. Yaitu toleransi. Ingat, anak kecil kadang menangis atau ribut. Tidak semua orang Jepang toleran dengan keributan karena anak kecil ini. Apalagi jika kita punya bayi. Lebih baik mencari apartemen yang penghuni lainnya juga memiliki bayi. Dengan kata lain, mereka lebih toleran bila bayi kita tiba-tiba menangis keras di tengah malam. Lalu bagaimana cara kita mengetahui ada penghuni lain yang memiliki anak/bayi atau tidak? Gampang, mintalah diantar siang hari ketika cuaca cerah, sehingga kita dapat melihat isi jemuran pakaian penghuni lain*smile* (karena lahan di Jepang relatif terbatas, jemuran pakaian biasanya diletakkan di beranda depan atau belakang apartemen, jadi pasti kelihatan dari luar). Oh, ya, kita dapat meminta diantar ke apartemen sebanyak yang kita mau, dan gratis. Ini kesempatan buat kita untuk mengecek kondisi riil calon apartemen kita. Karena itu manfaatkan dengan sebaik-baiknya. Jangan segan. Saya pribadi biasanya minta diantarkan ke 5-10 apartemen sekali jalan *smile*. Sekali lagi, meminta informasi dan meminta diantar ini sama sekali tidak dipungut bayaran.

Setelah melihat langsung calon apartemen kita, segera putuskan, akan kita ambil atau akan kita pikirkan terlebih dahulu. Jika kita ragu, kita bisa mengatakan kita akan pikirkan. Jika kita ternyata tidak cocok, jangan segan untuk mengatakan tidak cocok. Sampai disini belum ada ikatan apapun. Tetapi, jika kita ingin memesan apartemen tersebut, kita harus membayar deposit (testsukekin). Yang penting sebelum kita melakukan pemesanan, pastikan bagaimana status uang deposit kita. Apakah akan hangus, atau dapat kita ambil lagi jika kita membatalkan pesanan kita. Dan kalau kita jadi menggunakan apartemen tersebut, apakah uang deposit tersebut akan menjadi bagian dari uang pembayaran apartemen atau tidak (dengan kata lain tetap hangus). Hal ini harus ditanyakan di awal agar kita tidak kecewa di kemudian hari, mengingat masing-masing agen properti memiliki kebijakan sendiri-sendiri.

Jika kita sudah menentukan pilihan, maka kita dapat segera membuat kontrak dengan agen properti tersebut. Ada beberapa hal yang harus kita siapkan. Yang pertama adalah UANG. Perlu diingat, biaya awal biasanya sangat mahal, karena itu, sebisa mungkin pastikan pilihan kita adalah pilihan yang terbaik. Pada awal bulan, kita harus membayar deposit (shikikin/hoshokin) yang besarnya biasanya 1-3 bulan uang sewa PLUS uang kunci/uang terima kasih kepada tuan rumah pemilik apartemen (reikin) yang besarnya 1-2 bulan uang sewa, dan PLUS uang komisi untuk agen properti (chukai-tesuryo), dan tentu saja PLUS uang sewa bulan pertama. Itu artinya, jika uang sewa apartemen kita 50.000 yen perbulan, untuk bulan pertama kita harus membayar minimal 200.000 yen! Reikin dan chukai-tesuryo selalu hangus (tidak dapat dikembalikan), sedangkan uang deposit biasanya dapat kembali (tidak semua agen properti mau mengembalikan uang deposit), tapi tidak mungkin 100%. Selain itu, kita masih harus membayar uang asuransi! Ohya, selain uang, untuk menyewa apartemen di Jepang, bagi orang asing membutuhkan penjamin yang harus orang Jepang. Untuk kita yang berstatus pelajar, biasanya universitas memiliki kerjasama dengan perusahaan asuransi yang akan bertindak sebagai penjamin.

11 Responses to “Menyewa Apartemen di Jepang

  • waaaaaaaaaaaaah.. benar-benar.. BERMANFAAT!!
    smoga scepatnya saya bisa ke Jepang.

    Amiin.. ^_____^

    afie: amin

  • Ga akan dan ga pernah mungkin saya ke jepang….. heheheh 😀

    afie: siapa tahu lho… 🙂

  • wuih ribet banget

    afie: jepang…

  • weleh.. gak kaya’ disini ya
    temui bapak kost, nego-nego, bayar langsung uang bulan pertama..
    (mau bulan berikutnya gak bayar, nunggak dan menghilang aja)

    afie: hehehe

  • wah ternyata begitu ya triknya.
    berarti musti datang siang hari utk liat jemuran orang.
    mgkn bener jg, tdak semua orang bs bertoleran dengan bayi..

    afie: di jepang bisa bener2 diusir sama tetangga…

  • Bagus juga trick liat jemuran baju bayinya pak 🙂

    afie: hehehe

  • Salam kenal dari jepang:-)

    afie:selamat berjuang di negara orang…:)

  • ya ampun mahalnya!pantesan suamiku gak mau balik ke jepang (danasan nihonjin)..mungkin krn mahal juga ya..utk tidur aja udah ngabisin 50% dari gaji..blm listrik..makan..di bali dia bisa santai..pak afie krj apa disana?

    afie: saya sekolah kok.

  • Informasi yang bagus buat Saya.Thanks untuk tips memilih apartemen di jepang.

  • nice advice, thanks..:)

  • Nihon e Ikitai!!!!!!!!!!!!!!!

    sorekara shigoto wo sagashimasu!!!!!

    (^^)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Skip to toolbar