Kepercayaan Janganlah Disalahgunakan

Tulisan ini menyambung tulisan sebelumnya. Saya hanya ingin sedikit menceritakan salah satu kejadian unik di Jepang sebagai penyeimbang tulisan sebelumnya, untuk menghindari kesan bahwa tidak ada orang Jepang yang nakal. Kejadian ini terjadi di daerah Sapporo. Ada seorang pengangguran bernama Shinichi Maruyama (51 tahun) yang berhasil menipu pemerintah kota. Ceritanya, Jepang merupakan salah satu negara yang memberikan jaminan sosial kepada warganya. Mereka yang mempunyai kebutuhan khusus akan mendapatkan perhatian yang sangat bagus dari pemerintah. Antara lain, jika kita buta, kita dapat mendapatkan tunjangan untuk kebutaan kita tersebut. Nah, si Shinichi Maruyama ini memanfaatkan betul kepercayaan dan kemudahan proses yang diberikan oleh petugas pemkot. Seperti yang telah saya ceritakan di artikel sebelumnya, proses birokrasi di Jepang sangatlah mudah dan cepat. Itu karena ada kepercayaan. Si Shinichi Maruyama ini mengaku buta, dan dengan gampangnya, dia mendapatkan bantuan uang sebanyak 5,4 juta yen (sekitar setengah milyar rupiah). Sebenarnya tidak hanya Shinichi Maruyama yang nakal. Ada beberapa pengangguran lain yang nakal. Lama kelamaan petugas balai kota yang mengurusi tunjangan kebutaan ini merasa curiga, karena di kota yang penduduknya tidak seberapa, kenapa begitu banyak orang buta? Lalu dimulailah penyelidikan kecil-kecilan. Apesnya si Shinichi Maruyama, dia tertangkap basah membaca buku di perpustakaan. Bayangkan, bagaimana mungkin seseorang yang mengaku buta, jalan-jalan di perpustakaan seorang diri, mampu memilih dan mengambil buku sendiri, dan lalu membacanya? Akhirnya dibawalah kasus ini ke pengadilan 6 November 2008 yang lalu. Dan saya yakin, yang kena imbas adalah orang lain yang sebenarnya benar-benar buta. Setelah kasus tersebut, prosedur pengajuan tunjangan kebutaan lebih diperketat dan tentu saja, menjadi lebih merepotkan. Ya beginilah jika kepercayaan disalahgunakan. Tidak hanya pelakunya, yang lain pun jadi ikut kena imbasnya.

Baca juga:

Kepercayaan itu mempermudah segalanya

Menyediakan jasa pembuatan dokumen palsu

13 Responses to “Kepercayaan Janganlah Disalahgunakan

  • mencari kepercayaan yang tidak kalah mudah…..salam juga

    afie: salam

  • Mampiiirrrr…
    Kunjungan perdanaaa.. hehehe…

    afie: Ibu mencari moderator buat seminar Ibu? 🙂

  • kepercayaan segala2nya..

    afie: setuju..

  • salam kenal Pak, karena banyak yang suka menyalahgunakan kepercayaan itu kali ya, makanya birokrasi kita jadi ruwet. soalnya si Ini minta Itu, Si Anu minta Ani.. akhirnya muter..muter…

    afie: betul sekali..

  • bener,,, menyalahgunakan kepercayaan berarti pengkhianat…

    salam kenal

  • ailahkan dilinks…
    tempat sampeyan juga sudah saya links
    mkasih

    afie: terima kasih

  • Mendapat kepercayaan tidaklah mudah. Sayang sekali kalau kepecayaan sampai disalahgunakan.

    Linknya saya add ya.

    afie: sudah saya link juga

  • baru tau dia..mau untung kok pakai nipu

  • Salam kenal,
    blogwalking perdana ke sini nih. jujur dan amanah adalah akhlak mulia yg harus dimiliki. C U Later.

  • mas tok sedang asyik buat blog lagi ni he he namanya masih belajar utak-atik, mampir ya di http://masisnanto.blogdetik.com/
    postingmu masalah kesehatan & jepang menarik banget tu, terus ngeblog ya

    afie: makasih mas, sudah nawaitu serius kok. Btw bikin blog gampang yang susah ngopeninya loh…hehehe

  • kalo di jepang, birokrasi baru diperketat dari november lalu, kalo di indonesia sudah dari zaman bahela. heheh, ribet abis, diputar sana-sini, tembusan pak itu bu ini, institusi ini dan itu… jadinya uang buat pembangunan baru turun beberapa bulan kemudian. ngikutin dekan mode: on. katanya sih untuk meminimalisasi KKN. whatever 😀

    afie: lha ya itulah, makin rendah kepercayaan yang ada, makin banyak bukti yang harus ditunjukkan

  • kepercayaan = sesuatu yang sangat mahal dan harus dijaga..

  • woolaaa dasar curang. Sepandai-pandai tupai melompat, pasti nginjak kulit pisang juga.kepleset.hehe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Skip to toolbar