Influenza dan Kehamilan

Apa akibat infeksi influenza pada kehamilan? Wanita hamil dalam trimester kedua dan ketiga jika terinfeksi virus Influenza mempunyai resiko tinggi menderita penyakit yang fatal. Resiko ini karena pada kehamilan terjadi banyak perubahan fisiologi dan hormonal. Selain itu pada kondisi hamil terjadi pergeseran imunologis dari kekebalan selular menjadi hormonal, sehingga wanita hamil menjadi lebih rentan terhadap infeksi virus, termasuk virus influenza. Dugaan ini diperkuat dengan adanya data bahwa angka kematian wanita hamil pada saat terjadi pandemi Influenza tahun 1918 dan 1957 lebih tinggi dibandingkan wanita yang tidak hamil. Tampaknya, wanita hamil lebih rentan terkena kompikasi infeksi virus Influenza.

Pada wanita hamil yang terinfeksi H5N1, ditemukan adanya indikasi replikasi virus Influenza di plasenta. Selain itu, virus dapat ditemukan di janin, mengindikasikan terjadinya trasmisi vertikal dari ibu ke janin. Hal ini menjadi perhatian khusus, karena sebelum ini virus Influenza belum pernah ditemukan di janin. Apakah ini hanya terjadi pada infeksi H5N1 ataukah semua virus Influenza dapat menginfeksi janin dalam kandungan masih belum diketahui secara pasti.

Beberapa studi menduga infeksi virus Influenza pada kehamilan akan menyebabkan kelainan pada janin. Meskipun seandainya virus Influenza-nya sendiri tidak menyebabkan kelainan secara langsung, namun panas yang diderita ibu ketika terkena infeksi virus Influenza dapat mencetuskan kelainan pada janin. Meskipun belum ada bukti langsung pengaruh infeksi virus Influenza pada kehamilan, namun semua data yang sudah ada menunjukkan bahwa wanita hamil termasuk kelompok resiko tinggi jika terinfeksi virus Influenza. Karena itu, jika terjadi wabah Influenza, terutama flu burung, wanita hamil harus mendapatkan perhatian khusus.

Daftar Pustaka:

Gu J, Xie Z, Gao Z, Liu J, Korteweg C, Ye J, Lau LT, Lu J, Gao Z, Zhang B, McNutt MA, Lu M, Anderson VM, Gong E, Yu AC, Lipkin WI. 2007. H5N1 infection of the respiratory tract and beyond: a molecular pathology study. Lancet. 370:1137–1145.

Korteweg C and Gu J. 2008. Pathology, molecular biology, and pathogenesis of avian Influenza A (H5N1) infection in humans. Am J Pathol. 172(5): 1155–1170.

Rasmussen SA, Jamieson DJ, Bresee JS. 2008. Pandemic influenza and pregnant women. Emerg Infect Dis. (http://www.cdc.gov/EID/content/14/1/95.htm)

Baca juga:

Sekilas tentang flu burung (Avian Influenza)

Penularan virus flu burung (Avian Influenza) ke manusia

Peran peternakan unggas pada penyebaran virus flu burung (Avian Influenza) pada manusia

6 Responses to “Influenza dan Kehamilan

  • kunjungan balik… thks for visiting…
    blog yang sangat informatif… keep smile 🙂

    afie: saya link…

  • Terima kasih infonya Pak, sangat bermanfaat

  • Wah dahsyat banget postinganmu…sampe pake daftar pustaka segala, wes jiannn top markotop pokoke cah Bengawan siji iki…terimakasih infonya, ra rugi pokoke mbukak blog iki…

    afie: sering datang ya mas..

  • wahh..ini menarik banget dok..
    pernah tuh kmi pny pngalaman..
    taun kmrn kami jj skluarga ke jawa-bali..
    perjalanan dr Bali-Surabaya, “kastaf” ku ngedrop..sempat collaps banget dok…mnrt diagnosa dokter smacam flu berat..alhamdulillah janin yg dikandungnya slamat n kurang apapun, krn dq sempat khawatir krn minum obat2an yg mmg sangat rawan tuk ibu hamil..

    afie: hmm…hamil memang sebaiknya jauh dari obat2an..

  • ada peer ya…

  • terima kasih infonya…pak dokter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Skip to toolbar