Peran Babi dalam Pandemi Influenza

Beberapa data menunjukkan babi kemungkinan berperan besar dalam pandemi Influenza. Babi dapat terinfeksi secara alamiah atau eksperimental oleh virus Avian Influenza (flu burung). Sel epitel di trakea babi mempunyai reseptor untuk virus flu burung maupun virus flu manusia. Jika virus flu burung menginfeksi dan lalu bereplikasi secara terus-menerus di babi, maka virus yang dihasilkan biasanya berupa virus flu yang mampu mengenali reseptor manusia. Virus flu burung hasil mutasi ini dapat menginfeksi manusia dan dalam beberapa kasus menyebabkan kasus yang fatal.

Babi diduga juga berperan sebagai tempat pencampuran virus flu burung dan virus flu manusia. Pencampuran ini akan menghasilkan virus flu burung mutan yang mampu menginfeksi manusia sehingga berperan dalam terjadinya pandemi. Ketika terjadi pandemi Influenza tahun 1918-1919, babi yang terinfeksi virus influenza menunjukkan gejala yang mirip dengan gejala influenza pada manusia. Analisis genetik menunjukkan virus flu yang dihasilkan babi ini mirip dengan virus flu manusia, dan diduga merupakan keturunan dari satu sumber yang sama. Untungnya, virus avian Influenza (virus flu burung) H5N1 yang saat ini beredar sepertinya belum dapat berdaptasi secara optimal untuk bereplikasi di babi. Angka kejadian infeksi influenza pada babi sejauh ini masih sangat rendah.

Daftar pustaka:

Claas EC, Kawaoka Y, de Jong JC, Masurel N, Webster RG. 1994. Infection of children with avian-human reassortant influenza virus from pigs in Europe. Virology. 204:453-457.

Ito T, Couceiro JN, Kelm S, et al. 1998. Molecular basis for the generation in pigs of influenza A viruses with pandemic potential. J Virol. 72:7367-7373.

Kida H, Ito T, Yasuda J, et al. 1994. Potential for transmission of avian influenza viruses to pigs. J Gen Virol. 75:2183-2188.

Reid AH, Taubenberger JK. 2003. The origin of the 1918 pandemic influenza virus: a continuing enigma. J Gen Virol. 84:2285-2292.

Scholtissek C, Burger H, Kistner O, Shortridge KF. 1985. The nucleoprotein as a possible major factor in determining host specificity of influenza H3N2 viruses. Virology. 147:287-294.

Baca Juga:

Penularan virus flu burung (Avian Influenza) ke manusia

 

 Sekilas tentang flu burung (Avian Influenza)

26 Responses to “Peran Babi dalam Pandemi Influenza

  • Mungkin karena inilah jepang sudah membuat simulasi kalau terjadi pandemi flu burung ya Mas?

    afie: jepang memang terkenal suka bersiap-siap sblm terjadi musibah apapun

  • info yang sangat bermanfaat, terima kasih dok, sekalian mau tanya, sebetulnya penyakit flu burung sudah bisa disembuhkan total belum sih? apa sudah ada obatnya?

    afie: tergantung subtipe yang menginfeksi, sudah ada obatnya, tapi sudah ada yang resisten (kebal) pula…

  • Sempat tertarik untuk makan babi. Loh….

    afie: enak lho, mas…:p

  • bisa bahaya dong mereka yang tinggalnya dekat dengan peternakan babi

    afie: sejarah membuktikan begitu…

  • ternyata bukan penyebar cacing pita ajaa.

    afie: babi jaman sekarang biasanya bersih dari cacing pita, terutama di negara maju

  • Saya nemu blog ini lewat bengawan.org.Baru tahu kalo dr afie ngeblog jg..hehe..Kalo untuk urusan virus memang mesti dah jago ini. 😀 Setahuku,virus flu memang pinter bukan buatan.Influenza aja sampe skr belum ada obatnya kan?

    afie: sudah ada dok, tapi memang ada strain yang sudah resisten.

  • Babi haram di makan, banyak mengandung penyakit juga ya….selain perilaku Babi yang buruk..

    Kalo virus H5N1 bermutasi terus, bahaya gak dok?

    afie: yg ditakutkan kalo bermutasi menjadi strain yang dapat bereplikasi secara efektif pada manusia…terjadilah pandemi..

  • gw gak mau n gak pernah makan daging babi….

    haram

    afie: enak lho…:p

  • untung saya gak makan babi…

    afie: ndak ada hubungannya dengan makan babi kok…:)

  • Makanya babi diharamkan ya dok

    afie: hm…

  • Assalamu’alaikum
    salam kenal

    belajar bahasa arab online
    http://badar.muslim.or.id
    silahkan beritahu teman supaya banyak yang mendapat manfaat

  • wew, infonya bermanfaat bangets,,
    eh, betewe.. ntu banyak pertanyaan yg jg mo aku tanyain, di jawab dunks, please… ;D

    afie: silakan aja…dengan senang hati…jangan segan bertanya..

  • Wow…
    Gak nyangka babi bisa seperti itu.

    Baguz deh klo abang dah memperingatkan. Bisa untuk jaga2…
    Thx infony…

    afie: jaga2 dari babi?

  • untung saya termasuk jenis org yang lari tunggang langgang kalo tersaji daging babi…hehehe

    afie: sama…

  • Hm… baru tahu, ternyata tubuh babi bagus buat virus untuk memperkuat dirinya sendiri

    afie: itulah salah satu keistimewaan babi…

  • yang diharamkan pasti banyak mudaratnya dan tidak ada manfaatnya

    afie: setuju..

  • makanya babi diharamkan dalam agama Islam….

    afie: hm..setuju

  • kalau burungku flu gimana?

    afie: burung yang mana nih? klo burung yang beneran, kasih tahu aku, lumayan, sapa tahu virusnya dapat diisolasi.

  • pendemi kwi opo to mas?yang pasti babi tu hewan yang mengandung kuman…hihihi

    afie: wooo…..tumben nulis komen….:p

  • babi tu artis ibukota…babi salma….hihihihihihihihihi

    afie: :p

  • Nah gimana bagi mereka yag dihalalkan makan babi, seperti masyarakat hindu di bali misalnya?Berarti mereka rentan kena serangan virus ini ….

    afie: ndak ada hubungannya dengan makan babi kok. Yang rentan adalah yang kerja di peternakan babi.

  • mumpung bahas masalah babi neh dok mau tanya mang bener y ada vaksin yg pake pankreas babi (enzim tripsin)? Klo iya bisa kasi bahasan yg lebih mendetail ga dok?
    Makasi…

    afie: hm…

  • udin ramazakir
    9 years ago

    Islam telah melarang memakan babi sejak 14 abad yang lalu, pembuktian akan larangan tersebut saat ini telah kita lihat hingga saat ini, untuk semua mari waspada dan kembalilah pada aturan hidup yang sejati,

  • marfuah, s.pd
    9 years ago

    kalau bagi saya misalkan babi toh tidak dilarang, kayaknya saya pun tidak akan memakannya, karena bentuknya saja sudah kurang enak untuk dimakan, apalagi, babi telah dilarang, maka saya semakin yakin untuk tidak memakannya, trimakasih ya Allah yang telah membuat aturan yang terbaik

  • Apa kabar Pak? Udah mulai ngantor?
    Ditunggu tulisannya ttg flu babi.

  • Saya menduga bahwa telah terjadi miskonsepsi dalam virologi sejak awal penemuan teori virus patogen di akhir abad-19 dan awal abad-20. Gagasan saya tentang hal tersebut saya tulis dengan judul :

    MISKONSEPSI DALAM VIROLOGI : DARI MANA ASAL-USUL VIRUS ?? http://trnta.blogspot.com/

    Salam untuk semuanya. We need a Revolution in Medical Affairs ( RMA ).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Skip to toolbar