Sindroma Paska Polio

Setelah mengalami serangan poliomielitis akut, bagi mereka yang dapat bertahan hidup, akan memasuki fase penyembuhan atau fase stabil. Pada beberapa pasien ditemukan adanya gangguan aktivitas sehari-hari, mobilitas, alat gerak atas dan kapasitas pernafasan dalam jarak waktu yang lama (bertahun-tahun) setelah terkena poliomielitis paralitik. Sindroma ini sering disebut sindroma paska polio. Keberadaan sindroma paska polio di dunia klinis sendiri masih menjadi perdebatan. Ada kelompok yang mendukung ada pula yang menolaknya.

Syarat untuk dapat disebut sindroma paska polio adalah gejala dan tanda yang baru muncul tersebut tidak disertai kelainan ortopedik, neurologikal, pernafasan, atau penyakit klinis sistemik. Faktor yang berkaitan dengan terjadinya sindroma paska polio adalah onset (saat muncul gejala pertama kali) setelah periode stabil yang panjang, ada riwayat poliomielitis akut waktu usia muda, ada gangguan anggota gerak-batang otak-atau pernafasan berat ketika terkena polio akut, penyembuhan yang tidak sempurna yang disertai disabilitas sisa, dan aktivitas fisik berat dalam fase stabil tersebut. Sindroma ini dapat berupa nyeri di sendi, tulang dan otot, kelemahan, kram, fasikulasi otot, penyusutan massa otot, dan gangguan fungsional (gangguan aktivitas sehari-hari, mobilitas, anggota gerak atas dan pernafasan).

Komplikasi ortopedik sering ditemukan dan merefleksikan stress abnormal yang berkepanjangan karena deformasi skeletal dan kelemahan otot. Abnormalitas meliputi deformitas fleksi yang terfiksasi, hiperekstensi atau instabilitas ke samping pada lutut atau pinggul, instabilitas progresif pada sendi, osteoporosis, patah tulang, osteoarthrosis, dan skoliosis. Spondilosis servikal akan bermanifestasi sebagai nyeri leher, dan gangguan sensorik pada beberapa pasien. Efek penyakit polio pada pertumbuhan sangat penting. Polio yang terjadi sebelum masa cepat pertumbuhan biasanya menyebabkan skoliosis progresif dan pemendekan anggota gerak, yang berakumulasi menjadi retardasi pertumbuhan.

Gangguan pernafasan tampak sebagai hipoventilasi nokturnal progresif dan mungkin berkaitan dengan deformitas dinding dada, skoliosis progresif, atau faktor lain yang memberikan stress pada sistem pernafasan. Komplikasi neurologik dapat dikarenakan deformitas skeletal dan penggunaan alat bantu gerak yang meningkatkan resiko terjadinya penjepitan syaraf tepi.

Daftar pustaka:

Chroni E, Howard RS, Panayiotopoulos CP, Spencer GT. 1995. Multiple sclerosis presenting as late functional deterioration after poliomyelitis. Postgrad Med J. 71:52-4.

Graham JM. 2004. Post-polio deterioration. Pract Neurol. 4:58-9.

Howard RS. 2005. Poliomyelitis and the postpolio syndrome. BMJ. 330: 1314-1318.

Howard RS, Davidson C. 2003. Long termventilation in neurogenic respiratory failure. J Neurol Neurosurg Psychiatry. 74(suppl III):iii24-30.

Martyn CN, Barker DJP, Osmond C. 1988. Motoneurone disease and postpoliomyelitis in England and Wales. Lancet. i:1319-22.

Wilson H, Kidd D, Howard RS, Williams AJ. 2000. Calf hypertrophy following paralytic poliomyelitis Postgrad Med J. 76:179-81.

Windebank AJ. Differential diagnosis and prognosis. 1995. In: Halstead LS, Grimby G. Post-polio syndrome. Philadelphia: Henley and Belfus: 69-88.

Baca juga:

Sekilas tentang penyebab polio (virus polio)

Perjalanan penyakit polio

Invasi virus polio pada sistem syaraf pusat

Cara penyebaran virus polio

Respon imun terhadap infeksi virus polio

15 Responses to “Sindroma Paska Polio

  • artikelnya bermanfaat nih… jadi tau sindrom paska polio

    afie: thanks

  • Sindroma paska polio masih menjadi perdebatan. Kira-kira bagaimana argumen keduanya, mas Afie? Aduh maaf, saya awam banget! Jika terjadi sindroma itu, apa bisa ditanggulangi secara medis (ya iyalah, masak secra klenik… hihihi…)?

    afie: masalah penamaan saja. Yang kontra berpendapat itu semua bukan penyakit baru, tapi masih kelanjutan (akibat) penyakit polio yang dulu. Lagipula tidak semua pasien mengalami.

  • wah mantap nih infonya…kita yg ga tau jd tau ttg sindrom paska polio

  • Kunjungna pertama…!
    Salam kenal ya…!

    afie: salam kenal

  • Bgmn keefektifan vaksin polio? Apakah ada kemungkinan bs terserang polio even sdh divaksin teratur?

    afie: ditunggu saja…:)

  • ampun.. ampun.. teknis banget deskripsinya, but thx for sharing 🙂

    afie: masih terlalu teknis ya?

  • yiha….mau ngebookmark untuk simpnan ilmu klo punya banak ntar…

    afie: 🙂

  • iyah yah…. bahaya bangat tu penyakit yang disebabkan oleh polio….
    tapi knapa yah ada juga ibu2 yang enggan membawa anaknya ke posyandu….
    kan bukan mreka yang rasakan kalau polio menyerang anaknya….
    kasian mreka….

    afie: ya itulah kenapa saya menulis ttg polio…

  • Ternyata bisa menyebabkan syndrome juga ya.

    Terima kasih infonya, sangat bermanfaat buat saya

    afie: sindroma itu artinya kumpulan gejala Mas Erik

  • kunjungan pertama,ternyata masuk ke webnya bu dokter..mampir keblogq ya bu..

    semoga aja bsk ceq yang anak FK unissula bisa jadi dokter hebat.aminnnnnnnnnnn

    afie: amin…

  • Info yang bagus, makash banyak ya MAS 😀

    salam kenal, Tomi

    http://gapura-solo.blogspot.com/

  • mbok ya saya ini di link. btw, saya boleh tau profil sampean dok? buat dutaru di kolom ‘sosok dokter’ di blog saya..

    afie: profil saya? hmm…yang jelas ganteng…

  • sistem pernafasan aja bisa stress, palagi sistem berfikir yah..

  • mkash…penting bwt diskel hari ini..jadi kbantu…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Skip to toolbar