Surat Ijin Penelitian

Bagaimana cara melakukan penelitian di lembaga koreksional (lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan) se-JaTeng? Caranya tentu saja adalah dengan mengajukan surat permohonan ke yang paling bertanggungjawab dan mempunyai posisi paling tinggi dalam struktur organisasi lembaga koreksional di JaTeng. Karena saya berencana melakukan penelitian di beberapa lembaga koreksional di Jawa Tengah, maka saya mengajukan surat permohonan ijin dan bantuan ke Kepala KanWil Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Jawa Tengah di Jl. Dr. Cipto No 64 Semarang. Surat permohonan tersebut biasanya kemudian akan didisposisikan ke Kepala Divisi Pemasyarakatan. Yang perlu disertakan dalam surat permohonan tersebut adalah proposal penelitian kita (yang sudah disetujui pihak lain yang terkait dengan penelitian tersebut. Sebagai contoh, karena saya dosen di FK UNS, maka baik surat maupun proposal tersebut juga ditandatangani oleh dekan FK UNS). Jika surat permohonan kita kirim via pos, maka dalam waktu kurang lebih 2-3 minggu kemudian surat ijin penelitian sudah kita terima pula via pos. Pada kasus saya, surat ijin penelitian saya terima 14 hari dihitung dari tanggal surat ijin tersebut ditandatangani atau total 21 hari dari tanggal pengiriman surat permohonan saya.

Yang perlu diingat dalam pelaksanaan penelitian di lembaga koreksional adalah sebelum melakukan pelaksanaan kegiatan kita harus melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan Kepala Lapas dan Rutan tujuan. Dalam melakukan penelitian harus didampingi tenaga medis/paramedis dari Lapas/Rutan setempat untuk berkoordinasi (karena kebetulan penelitian saya tentang kedokteran/kesehatan). Dan yang paling penting, setelah selesai kegiatan jangan lupa menyerahkan 1 eksemplar buku hasil penelitian kepada Kepala Kantor Wilayah Departemen Hukum dan HAM Jawa Tengah.

5 Responses to “Surat Ijin Penelitian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Skip to toolbar