Rekomendasi WHO Terbaru untuk Terapi HIV

WHO baru saja mempublikasikan rekomendasi terbarunya untuk terapi HIV (30 November 2009). Beberapa yang penting dan berbeda dari guideline terapi HIV sebelumnya adalah:

– Obat antiretroviral diberikan jika CD4 kurang dari 350 sel/mm3, tidak peduli ada atau tidaknya gejala dan termasuk juga untuk wanita hamil. Ini berbeda dengan guideline sebelumnya yang menyatakan untuk mereka yang tidak menunjukkan gejala, terapi dimulai jika CD4 sama atau kurang dari 200 sel/mm3.

– Penggunaan stavudine (d4T) sebaiknya dihentikan karena efek sampingnya yang ireversibel (neuropati perifer dan lipoatrofi) dan sebaiknya diganti dengan zidovudine (AZT) atau tenovir.

– Untuk mencegah penularan HIV dari ibu ke bayinya, wanita hamil dengan HIV positif sebaiknya diberikan obat antiretroviral sejak minggu ke-14 kehamilannya (berbeda dari guideline tahun 2006 yang menyatakan dimulai dari minggu ke-28) sampai selesai menyusui. (Dari poin ini jelas terlihat bahwa menyusui itu penting, bahkan ibu yang ber-HIV positif saja tidak dilarang menyusui bayinya… Hidup ASI).

So, Indonesia (terutama dokter yang berhubungan dengan kasus HIV), semoga segera mengimplementasikan rekomendasi terbaru WHO di atas…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Skip to toolbar