Membuat Hewan Uji Model Infeksi(us)

Ini masih sambungan dari artikel tentang animal model. Saya sering geleng-geleng kepala menyaksikan begitu banyak hewan uji model infeksi di FK UNS. Lepas dari tema penelitiannya, tapi frankly speaking, para sejawat dan mahasiswa yang melakukan penelitian dengan hewan uji model infeksi(us) di FK UNS telah melakukan kegiatan penelitian yang “tidak ada gunanya”. Kenapa?

Hewan uji model infeksi(us) memiliki aturan yang lebih ketat daripada hewan model “biasa”. Hewan yang digunakan haruslah specific pathogens free. Hewan ini tidak bisa dibeli sembarangan, harus dari institusi yang memang memiliki kapasitas untuk menyediakan hewan semacam itu. Lokasi penelitian juga harus sesuai standar animal biosafety level-nya (tergantung jenis infeksi yang dibuat). Sebelum melakukan penelitian semua protokol penelitian harus telah disetujui oleh Komite Etik Hewan Uji dan Komite “Biosafety Level” Penelitian (Anggota kedua komite tersebut juga tidak boleh sembarangan diangkat hanya berdasarkan SK Dekan).

Kembali tentang lokasi, tentu saja tempat-makanan-minuman dll dari hewan yang kita gunakan tidak boleh sembarangan.

Lalu kenapa di atas saya nyatakan “mereka telah melakukan kegiatan penelitian yang tidak ada gunanya”? Karena segala macam pelanggaran hal-hal yang saya sebutkan di atas termasuk dalam pelanggaran etika penelitian dan termasuk research missconduct. Itu artinya, apapun hasil / data yang didapat, harus gugur. Kalau misal telanjur dipublikasi, dan ketahuan, publikasinya akan dibatalkan. So, jelas buang-buang uang-waktu-tenaga.

FYI, animal model itu sangat dihindari, lho, karena ribetnya……tapi kenapa ya di negara kita kok malah begitu mudahnya…. Saya pribadi belajar intensif pembuatan animal model infeksius (untuk virus), namun setelah tahu segala macam keribetan yang harus disiapkan, … saya memutuskan untuk sebisa mungkin TIDAK melakukan penelitian seperti itu di Indonesia….setidaknya untuk beberapa tahun ke depan….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Skip to toolbar