Road Map Penelitian di Lab Biomedik FK UNS: Human Blood Borne Viruses

Laboratorium Biomedik FK UNS saat ini telah mengembangkan beberapa penelitian payung. Yang pertama adalah “human blood borne viruses”. Penelitian ini pada awalnya berasal dari kerjasama penelitian antara FK UNS dengan Faculty of Medicine Tottori University Japan, sejak tahun 2009. Kerjasama penelitian tersebut berupa penelitian epidemiologi molekular human blood borne viruses di Indonesia, dengan fokus terhadap HIV, HBV, HCV, HDV, HTLV-1/2, dan TTV. Kegiatan penelitian tersebut InsyaAllah akan dilakukan selama 17 tahun, terbagi dalam 3 tahap besar.

Tahapan pertama: 2009-2013, berupa kegiatan pengumpulan data dan spesimen klinis dari berbagai komunitas resiko tinggi di Surakarta dan sekitarnya.

Tahapan kedua: 2014-2018, melanjutkan kegiatan di atas, dengan tujuan mendapatkan data yang representatif untuk wilayah Jawa Tengah.

Tahapan ketiga: 2019-2026, melanjutkan kegiatan di atas, dengan tujuan mendapatkan data yang representatif untuk Indonesia.

Kita sudah memulai dengan komunitas MSM di Surakarta dan para tahanan / napi narkoba di lembaga koreksional di Jawa Tengah, dan InsyaAllah tahun 2010 ini akan kita lanjutkan ke komunitas resiko tinggi lainnya. Total target sampel untuk tahap pertama adalah > 900 sampel (saat ini sudah terkumpul 518 sampel). Sampel yang terkumpul sudah diperiksa untuk HIV dan HCV, termasuk sekuensing dan analisis molekularnya. InsyaAllah, tahun ini Lab Biomedik FK UNS akan memasukkan dua manuskrip ke jurnal internasional. Saat ini kita sedang berharap supaya mendapatkan dana tambahan sehingga kita dapat melakukan deteksi dan analisis molekular untuk HBV, HDV, HTLV-1/2, dan TTV.

Secara umum, tujuan penelitian epidemiologi molekular di atas ada dua, yaitu untuk membuat database yang komprehensif dan untuk mengumpulkan isolat virus. Isolat virus? Untuk apa?

Isolat virus tersebut kita kumpulkan untuk “meningkatkan capacity building” dari Lab Biomedik FK UNS. Dengan melakukan studi epidemiologi molekular, tentu saja itu sama artinya kita melakukan pengumpulan isolat virus dan sekaligus melakukan karakterisasinya. Isolat virus yang “menarik” akan dikloning seluruh genomnya, dimasukkan ke dalam plasmid ekspresor E. coli dan mamalia (satu gen satu plasmid), yang nantinya akan digunakan untuk pembuatan replikon virus tersebut. Kalau isolat virus yang didapat termasuk yang bisa langsung dibiakkan di lab, maka akan kita buat virus seed. Semua plasmid dan virus seed tersebut dapat digunakan oleh para civitas FK UNS pada umumnya maupun para peneliti lainnya, baik di dalam maupun di luar Indonesia (ini artinya meningkatkan kemungkinan kolaborasi penelitian).

Saat ini kami di Lab Biomedik FK UNS sudah memulai kegiatan kloning HCV 1a. Ada 2 dosen dan 3 mahasiswa yang terlibat. Harapan kami, tahun depan semua genom berhasil dikloning, sehingga bisa kami buat replikonnya.

Tahun depan, kami akan usahakan untuk mengkloning sebagian genom dari HIV, HBV, dan HDV. Anda berminat melakukan kolaborasi bersama kami? *smile*

2 Responses to “Road Map Penelitian di Lab Biomedik FK UNS: Human Blood Borne Viruses

  • Maaf apak saya awam di bidang ini. Hanya berharap semoga penelitian ini memberikan manfaat yang sebesar-besarnya untuk masyarakat Indonesia, khususnya mungkin civitas akademik kedokteran.

  • Anda memang orang yang smart Pak Afi.
    Kesan pertama sudah menunjukkan.
    Setelah melihat blognya, makin kelihatan.
    Sayang Anda sudah menikah… 🙁

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Skip to toolbar