Datang (Lagi) ke Jepang

Alhamdulillah, kami selamat tiba di Jepang (lagi). Kali ini bersama anak dan istri (lagi). Bagi anak dan istri saya, ini kunjungan pertama setelah Maret 2009. Bagi saya, ini kunjungan setelah Desember 2009 setelah tertunda beberapa bulan. Lho, kenapa tertunda?

Sebenarnya, saya inginnya setahun sekali berkunjung ke Jepang. Tahun 2010 kemarin saya berencana mengunjungi Jepang bulan November. Tapi berhubung di IDB ada program short course, dari FK belum ada yang ndaftar, maka saya mendaftar program tersebut biar “anggarannya terserap”. Seperti lazimnya program-progam yang dikelola “institusi dalam negeri”, maka ribet sekali proses administrasinya, dan serba TIDAK JELAS!!! Akibatnya, rencana November tadi harus mundur bulan Januari. Lalu harus mundur lagi awal Februari karena masalah “pencairan anggaran”, lalu mundur lagi pertengahan Februari, dan akhirnya lalu mundur lagi akhir Februari. Itupun diminta mundur lagi bulan Maret ….haissss…………

Dan akhirnya, saya jadi berangkat ke Jepang tanggal 26 Februari kemarin, dengan BIAYA SENDIRI!!!. Tentu saja, jangan tanya betapa geramnya saya. So, sepertinya, jika memang uang short course saya benar-benar tidak ditukar (dan sepertinya memang iya), saya say goodbye aja dengan segala hal tentang program itu. Buat rekan-rekan yang lain yang berencana memanfaatkan program tersebut, atau yang akan ke luar negeri menggunakan dana yang dikelola institusi dalam negeri tersebut, berpikirlah seribu kali. Believe me, lebih mudah dan menyenangkan menggunakan dana dari luar negeri…

Ok, segitu saja curhatnya (karena nanti bisa berlembar-lembar sumpah serapahnya, heheheh). Lanjut dengan cerita tentang Jepang (lagi).

Kami naik Garuda dari Bali ke Osaka. Garuda yang baru saja go-public ini ternyata terlambat terbang karena “alasan teknis”. Akibatnya, jam setengah empat pagi baru berangkat ke Osaka (padahal seharusnya jam 1 pagi). Tiba di Kansai jam sebelas lebih waktu Jepang. Kami kemudian naik bis ke OCAT. Seperti biasa, bis-nya sangat on time. Di jadwal tertulis berangkat jam 11.55. Maka jam 11.50 bis sudah datang, dan jam 11.55.00 pintu bis ditutup dan berangkat!!! Di OCAT kami ganti bis (dan lagi-lagi on time). Tidak ada yang berubah dalam perjalanan tersebut kecuali harga tiketnya (aduh, naik harganya…hiks).

Kami menuju kota Yonago, tanah kelahiran Aiko. Selama di perjalanan sepertinya tidak banyak yang berubah. Kanan kiri terlihat pemandangan yang pada prinsipnya sama: teratur-bersih-rapi-terawat. Taman-taman kota, jalan raya, gedung-gedung, rumah-rumah, semuanya begitu teratur-bersih-rapi-terawat. Dan pada jam 17 waktu Jepang, kami pun tiba di Yonago.

Selanjutnya, tunggu tulisan berikutnya, ya….*smile*

4 Responses to “Datang (Lagi) ke Jepang

  • mantap postingannya gan….
    salam kenal ya……..
    check it out.. KUNJUNGI JUGA INI YA
    BLOG SAYA

  • dok,,kemarin abstract penelitian kami dtrima di ISCOMS at groningen Holland..tp kami bingng masalah dananya..kira2 kami dpt mngajukan prmohonan dana unt bs ikt ke groningen bsk juni tgl 7-10 ke siapa ya dok?trmaksh..
    oh y sy koas d muwardi skrg,,angktn 2006.
    trmaksh.. 🙂

  • kami bingng masalah dananya..kira2 kami dpt mngajukan prmohonan dana unt bs ikt ke groningen bsk juni tgl 7-10 ke siapa ya dok?trmaksh..

  • jadi pingin ke jepang juga,. 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Skip to toolbar