Ada apa dengan “Seminar Ada Apa dengan Vaksin??”?

Saya sangat terkaget-kaget ketika beberapa waktu lalu membaca dokumen yang menyebutkan saya sebagai salah satu narasumber seminar yang bertema “ADA APA DENGAN VAKSIN??” Perlu diketahui, bahwa saya keberatan dengan pencantuman nama saya sebagai narasumber di seminar itu. Alasannya, ada beberapa.

Yang pertama, pihak panitia belum pernah menghubungi saya terkait acara tersebut. Setelah saya konfirmasi, ternyata pihak panitia mendapatkan nama saya melalui pihak ketiga.  Seharusnya, panitia juga menghubungi saya secara langsung setelah itu, sayangnya tidak pernah dilakukan.

Yang kedua, saya akademisi dan peneliti. Saya kurang paham alasan panitia dalam menentukan para narasumber. Diskusi macam apakah yang dikehendaki? Saya khawatir akan terjadi diskusi yang kurang konstruktif dan akademis. Kemudian, salah satu narasumber ternyata juga mengundurkan diri, setahu saya.

Yang ketiga, berkaitan dengan alasan nomor satu, saya cukup sibuk. Cukup aneh bagi saya jika panitia tidak pernah menghubungi saya secara langsung untuk menanyakan bisa tidaknya saya hadir sebagai narasumber. Lagipula, di dokumen seminar tersebut saya ditulis sebagai “imunolog”, padahal saya sama sekali bukan imunolog.

Oleh karena itu, hari Kamis 31 Mei 2012 siang saya menghubungi CP-nya via telepon untuk menyatakan keberatan saya dan sekaligus konfirmasi bahwa saya tidak bisa menjadi narasumber di acara seminar tersebut. Itu artinya, mulai hari itu, seharusnya nama saya tidak tercantum lagi di pengumuman/brosur/dokumen/promosi mereka terkait seminar tersebut. Tulisan saya di blog ini sekaligus sebagai pengumuman tentang posisi saya di seminar tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Skip to toolbar