Beberapa hari terakhir ini, saya bersama beberapa rekan dari FK UNS mengunjungi Namru2 Jakarta Pusat. Kunjungan ini selain training penggunaan alat yang bernama Luminex juga merupakan penjajakan kemungkinan kerjasama di kemudian hari. Pernah dengar Namru2?
Jika mendengar kata “Namru”, saya yakin, kita akan teringat “kasus dugaan pencurian spesimen, spionase, dll, dst” yang hangat dibicarakan di banyak media massa beberapa waktu yang lalu. Tapi memang tak kenal maka tak sayang. Bahkan kadang kecurigaan yang berlebihan sering akan banyak menimbulkan kesalahpahaman. Lalu, sebenarnya seperti apa sih Namru2 itu? Read on…
Ingin meneliti tapi bingung ingin meneliti apa? Tidak mempunyai ide tentang penelitian yang harus atau akan dilakukan? Bagaimana sih mencari ide untuk penelitian itu? Read on…
Kenapa publikasi internasional dari Indonesia rendah? Masalah ini sudah basi, mungkin, tapi kali ini terpaksa saya bahas lagi, karena baru saja mengalami sendiri *smile*. Salah satu masalah yang sering dijadikan kambing hitam adalah dana penelitian dari dalam negeri. Sedikit? Bukannya sekarang ada dana strategis nasional 1 M dan dana sesuai strategis nasional 100 juta per-tahun, ditambah ada dana ristek sampai 500 juta per-tahun, dll, dst? Read on…
Beberapa bulan terakhir ini memang saya banyak merenung. Tentang impian-impian yang pernah saya buat beberapa tahun silam. Boleh percaya boleh tidak, sebagian sudah terwujud, meskipun waktu membuat impian itu terasa “tidak mungkin”. Namun, situasi dan kondisi yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir ini sedikit membuat saya gamang dengan impian-impian saya yang lain yang belum terwujud. Mampukah terwujud? Karena semuanya masih di awang-awang, karena, yah, memang impiannya setinggi langit…. *smile*. So, haruskah saya menurunkan kadar ketinggian impian saya? Yang dulu 10 jadi 7, gitu? Read on…
Berhubung seringnya pertanyaan tersebut saya dengar, sehubungan dengan pengumuman lowongan asisten peneliti beberapa waktu lalu, sepertinya ada baiknya saya ungkapkan saja di blog ini. Setidaknya, agar waktu yang biasa saya gunakan untuk menjawab pertanyaan ini (ketika wawancara, terutama) bisa saya gunakan untuk membahas masalah lainnya. (Cie, sok peduli waktu niy…. *smile*) Read on…
Salah satu jadwal saya di minggu ini adalah mengoreksi laporan mahasiswa. Tidak untuk semua mahasiswa memang, hanya bagi mereka yang berminat mendapatkan masukan saja. Namun, dari beberapa laporan mahasiswa yang sudah saya koreksi, komentar saya nyaris mirip satu sama lainnya. Apakah itu? Read on…
Pengumuman terbuka untuk Adik-adik FK UNS, terbuka untuk siapa saja yang memenuhi syarat. Saya membuka lowongan asisten peneliti untuk penelitian HIV-HCV untuk tahun 2009 ini. Pekerjaan yang MUNGKIN dilakukan oleh asisten peneliti tersebut (bisa sebagian bisa semuanya, tergantung kesepakatan dan kemampuan asisten peneliti yang bersangkutan) adalah sebagai berikut: Read on…
Tulisan ini sedikit ada hubungannya dengan cerita sebelumnya. Mungkin ada yang akan berkomentar saya sedang gegar budaya, Read on…
Salah satu kebiasaan kita adalah mencari yang hitam-hitam, terutama kambing, Read on…
Alhamdulillah, akhirnya sampai juga di rumah dengan selamat. Perjalanan pulang kali ini berbeda dengan perjalanan pulang sebelumnya, karena kali Read on…
Akhirnya, tiba juga saatnya untuk pulang ke Indonesia setelah empat setengah tahun tugas belajar di negeri Sakura. Banyak kenangan dan cerita, juga sahabat yang terasa bagai saudara. Terima kasih untuk semuanya sobat. Jarak tidak akan mengurangi arti persahabatan kita.
Sama seperti yang kuucapkan kepada semua rekan di Indonesia ketika berangkat studi ke Jepang dulu, aku pergi tuk kembali. InsyaAllah, saya sekeluarga akan datang lagi. So, jangan katakan sayonara…tapi ja mata…*smile*
Selama ini, di milis sebelas maret, saya selalu menulis tentang pentingnya sinergi, pentingnya kerjasama di bidang penelitian. Read on…
Senin kemarin saya menerima surat balasan dari KJRI Osaka. Ceritanya saya mengirimkan permohonan legalisasi barang pindahan via pos. Read on…
Hari ini ada yang sangat saya syukuri, yaitu Read on…
Kebetulan kami berencana merayakan ulang tahun pertama Aiko, putri pertama kami, besok Sabtu, InsyaAllah. Bukan perayaan besar kok, kecil-kecilan saja. Yang diundang hanya teman-teman sesama WNI, terutama yang punya anak kecil (Wah, gak kebayang bakalan seheboh apa nantinya). Ohya, FYI, di Jepang, perayaan ulang tahun, apalagi mengundang banyak orang, itu tidak lazim. Nah, dalam rangka perayaan tersebut, kami memesan kue ulang tahun di toko roti dekat rumah kami. Lalu apa uniknya cerita ini? Read on…